Selasa, 02 September 2014

Berkenalan dengan Yii Framework dan Instalasi nya


1.1 Apa itu Yii?
Yii merupakan  salah  satu dari  sederetan PHP Framework  yang bersifat open  source. Berdasarkan situs resminya, Yii adalah Framework (kerangka kerja) PHP berbasis-komponen, berkinerja tinggi untuk pengembangan aplikasi web berskala besar.  
Yii  juga  menyediakan  reusability  maksimum  dalam  pemrograman  web  dan mampu  meningkatkan  kecepatan  pengembangan  secara  signifikan.  Nama  Yii (dieja  sebagai /i:/)  singkatan dari  "Yes  it  is!". Berikut merupakan  respon yang  paling tepat dan akurat untuk yang baru dengan Yii. Kemudian muncul pertanyaan berikut:  
  •       Apakah Yii cepat?
  •       Apakah Yii aman?
  •       Apakah Yii profesional?
  •       Apakah Yii cocok untuk projek saya berikutnya?
  •       Jawabannya adalah  Yes, it is!

1.2 Keunggulan Yii
Beberapa beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh Yii Framework, diantaranya:
·      Open Source
Yii adalah PHP Framewrok yang bersifat open sourcesehingga salah satu dampaknya yaitu dapat menggunakannya dengan tidak perlu membayar.
·      Menggunakan Konsep MVC
Konsep MVC merupakan konsep modern  saat  ini dalam mengembangan  aplikasi yang memisahkan tampilan, logic program, dan model.
·      Mendukung Ajax
Yii juga mendukung Ajax, yang membuat website bekerja lebih cepat dengan tidak
perlu me-refresh  halaman  dari  awal,  terutama  sangat  dibutuhkan  untuk  back  end
atau halaman admin.
·      Fungsi yang otomatis (built-in)
Didalam Yii  terdapat  fungsi  otomatis  siapa  pakai  yang  sangat  dibutuhkan  dalam pembuatan website,  seperti validasi data  input, Ajax validasi, paging, CRUD, dan lain-lain.
·      Terhubung otomastis dengan JQuery
Jika  kita  bekerja  dengan  widgets  yang  ada  pada  Yii,  maka  kita  langsung  dapat menggunakan fitur jQuery seperti Datepicker, CgridView, dan lain-lain.

1.3 Mengapa Menggunakan Yii?
Berdasarkan  situs  resminya  www.yiiframework.com/performance.  Selain  cepat,  Yii adalah Framework berkinerja  tinggi. Berikut grafik menunjukkan  seberapa  efisien Yii bila dibandingkan dengan PHP Framework populer lainnya. Lihat gambar 1.1.
Gambar 1.1 Grafik perbandingan PHP Framework

Dalam  grafik,  RPS  (Request  Per  Second)  atau   "Permintaan  Per  Detik"  yang menggambarkan  berapa  banyak  permintaan  aplikasi  yang  ditulis  dalam  Framework dapat memproses per detik. Pada gambar 1.1  terlihat bahwa Yii  jauh melebihi  semua Framework  lainnya  dalam  perbandingan  tersebut.  Keuntungan  kinerja  Yii  menjadi sangat  berarti  bila  ekstensi  APC  (Alternative  PHP  Cache)  banyak  digunakan  atau diaktifkan.
Namun demikian  itu  terserah pada diri kita masing masing untuk menggunakan PHP Framework yang mana. iya kan?..

1.4 Memahami Alur MVC pada Yii
Yii mengimplementasikan pola desain Model-View-Controller  (MVC) yang diadopsi secara  luas  dalam  pemrograman  web.  MVC  bertujuan  untuk  memisahkan  logika bisnis dari pertimbangan antarmuka pengguna agar para pengembang bisa lebih mudah mengubah setiap bagian tanpa mempengaruhi yang lain. 
Dalam  MVC,  Model  menggambarkan  informasi  (data)  dan  aturan  bisnis.  View (tampilan) berisi elemen antarmuka pengguna seperti teks, input form. Dan Controller mengatur komunikasi antara Model dan View (jembatan antara Model dan View).
Selain  implementasi MVC,  Yii  juga  memperkenalkan  front-controller  yang  disebut dengan Aplikasi,  yang meng-enkapsulasi  konteks  eksekusi  untuk memproses  sebuah request.  Aplikasi  mengumpulkan  beberapa  informasi  mengenai  request  pengguna, kemudian mengirimnya ke Controller yang sesuai untuk penanganan selanjutnya.
Berikut diagram yang memperlihatkan struktur statis sebuah Aplikasi Yii. Lihat gambar 1.2.
  
Struktur Statis Aplikasi Yii
Gambar 1.2 Struktur Statis Aplikasi Yii

1.5 Alur Kerja Umum
Diagram  berikut  menjelaskan  alur  kerja  umum  dari  sebuah  aplikasi  Yii  ketika menangani permintaan pengguna. Lihat gambar 1.3
Gambar 1.3 Alur kerja umum Aplikasi Yii
Keterangan Gambar 1.3:
1.  Pengguna melakukan permintaan  URL http://www.example.com/index.php?r=post dan  serverweb  menangani  permintaan  dengan  menjalankan  skrip  bootstrap index.php.
2.       Skrip bootstrap membuat sebuah instance Aplikasi dan menjalankannya.
3.   Aplikasi  mendapatkan  rincian  informasi  permintaan  pengguna  dari  komponen aplikasi bernama request.
4.   Aplikasi menentukan controller dan aksi yang diminta dengan bantuan komponen aplikasi  bernama  urlManager.  Dalam  contoh  ini,  controller  adalah  post  yang merujuk  pada  kelas  PostController;  dan  aksi  adalah  show  yang  arti  sebenarnya ditentukan oleh controller.
5.       Aplikasi membuat  instance  controller  yang  diminta  untuk  selanjutnya menangani permintaan  pengguna.  Controller  menentukan  aksi  show  merujuk  pada  sebuah metode  bernama  actionShow  dalam  kelas  controller.  Kemudian  membuat  dan menjalankan filter (contoh kontrol akses, pengukuran) terkait dengan aksi ini. Aksi dijalankan jika diijinkan oleh filter.
6.        Aksi membaca Post model di mana ID adalah 1 dari database.
7.        Aksi meyiapkan view (tampilan) bernama show dengan model Post.
8.        View membaca dan menampilkan atribut model Post.
9.        View menjalankan beberapa widget.
10.    View menyiapkan hasil yang dipasangkan dalam layout (tata letak).
11.    Aksi mengakhiri pembuatan view dan menampilkan hasil akhir kepada pengguna.

1.6 Instalasi Yii
Setelah  Anda  menginstall  paket  PHP  seperti  Xampp,  Appserve,  Wamp  atau  yang lainnya,  barulah Anda menginstal Yii. Namun  sebelum melakukan  instalasi Yii,  kita perlu mengecek versi PHP yang kita gunakan. Karena Yii mendukung PHP 5.1.0 atau yang lebih tinggi dan tidak mendukung PHP 4.
Adapun cara mengecek versi PHP yang kita gunakan, buka browser,  lalu ketikan url http://localhost/xampp/phpinfo.php, maka akan tampil informasi PHP Version. Lihat gambar 1.4.
Gambar 1.4 Cek versi PHP

Selanjutnya, kita harus melakukan konfigurasi Environment Variables, karena nanti instalasi Yii membutuhkan perintah Yiic melalui Command Prompt. Caranya, buka Windows  Explorer,  lalu  klik  kanan  pada  Computer  dan  pilih  Properties.  Lihat gambar 1.5.
Gambar 1.5 Memilih Properties pada Computer

Maka  akan  tampil  jendela  System,  lalu  klik  Advanced  system  settings  untuk menampilkan  jendela  System  Properties.  Selanjutnya,  klik  tab  Advanced,  lalu  klik tombol Environment Variables. Lihat gambar 1.6.
Gambar 1.6 System Properties

Maka  akan  tampil  jendel Environment Variables. Pada bagian System  variables,  cari
dan pilih Path, lalu klik tombol Edit. Lihat gambar 1.7.
Gambar 1.7 Environment Variables

Maka  akan  tampil  jendela Edit  Sytem Variable,  lalu  pada  bagian Variable  value  di akhir teks, tambahkan ;C:\xampp\php, kemudian klik tombol OK. Lihat gambar 1.8
Gambar 1.8 Edit System Variable

Sisanya, tinggal klik tombol OK dan OK lagi.  Sekarang  saatnya  kita  menginstall  Yii  Framework.  Silahkan  Anda  download  Yii Framework versi terbaru di situs resminya www.yiiframework.com. Saat pembuatan tutorial ini, versi terbaru dari Yii adalah 1.1.10.
Copy  file  yang  bernama  yii-1.1.10.r3566.tar.gz  ke  C:\xampp\htdocs\,  kemudian ekstrak  file  tersebut,  sehingga  menghasilkan  folder  dengan  nama  yii-1.1.10.r3566. Untuk memudahkan penamaan, ubah nama foldernya menjadi yiinazuma. 
Selanjutnya,  buka  Command  Prompt  melalui  Desktop  Windows  dengan  mengklik Start > All Programs > Accessories > Command Prompt. Lihat gambar 1.9
Gambar 1.9 Jendela Command Prompt

Pada  jendela  Command  Prompt,  ketikkan  cd\xampp\htdocs\yiinazuma\framework, lalu tekan tombol Enter di keyboard (lihat lagi gambar 1.0). Kemudian ketikkan lagi Yiic webapp C:\xampp\htdocs\yiinazuma, lalu tekan tombol Enter  di  keyboard  (lihat  lagi  gambar  1.9),  maka  akan  tampil  pertanyaan  apakah aplikasi  web  akan  diletakkan  di  C:\xampp\htdocs\yiinazuma.  Jawab  yes  dengan mengetikkan  y,  lalu  tekan  tombol  Enter  di  keyboard,  maka  proses  instalasi  akan berlangsung selama 5 detik. Apabila instalasi Yii berhasil akan tampil informasi “Your application has been created successfully ...” seperti pada gambar 1.10
.
Gambar 1.10 Proses instalasi Yii sudah berhasil

Untuk menguji hasil  instalasinya, buka browser, ketikkan   http://localhost/yiinazuma/. Apabila proses  instalasi benar, maka akan  tampil halaman ucapan selamat datang dari Yii seperti pada gambar 1.11.
Gambar 1.11 Halaman Selamat Datang dari Yii

1.7 Cek kebutuhan Sistem untuk Yii
Untuk memastikan kebutuhan sistem dalam menggunakan Yii, apakah sudah terpenuhi atau belum, bisa di cek melalui http://localhost/yiiinazuma/requirements/,  lalu akan tampil seperti pada gambar 1.12.
Gambar 1.12 Cek kebutuhan sistem untuk Yii

Pada gambar 1.12, perhatikan pada bagian kolom Result yang menunjukkan hasil dari kebutuhan  sistem,  apakah  sudah  terpenuhi atau belum? Apabila Passed berarti  sudah terpenuhi.

sumber : Berkenalan dengan Yii Framework.pdf

Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 komentar

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Harapan dan Semangat Hidup Seorang Manusia
Designed by Blog Thiet Ke and Iip Irfan Nulhakim
Best view on Chrome Browser
Posts RSSComments RSS
Back to top